<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kafelelaki's Weblog</title>
	<atom:link href="http://kafelelaki.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kafelelaki.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Apr 2008 06:19:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kafelelaki.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kafelelaki's Weblog</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kafelelaki.wordpress.com/osd.xml" title="Kafelelaki&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kafelelaki.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/28/13/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/28/13/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 06:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Sulit Greng Akibat Kurang Hormon Getty Images Illustrasi Artikel Terkait: Minggu, 27 April 2008 &#124; 15:41 WIB SEPERTI halnya wanita ketika memasuki masa menopause, pria juga dapat kehilangan gairah seksualnya akibat berbagai penyebab. Salah satu di antaranya adalah akibat rendahnya atau kurang hormon testosteron dalam darah sehingga mampu menurunkan fungsi seksual. Dalam istilah medis, rendahnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=13&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sulit Greng Akibat Kurang Hormon<br />
Getty Images<br />
Illustrasi<br />
Artikel Terkait:<br />
<a href="http://kafelelaki.files.wordpress.com/2008/04/114245p.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-14" src="http://kafelelaki.files.wordpress.com/2008/04/114245p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="" width="298" height="225" /></a><br />
Minggu, 27 April 2008 | 15:41 WIB</p>
<p>SEPERTI  halnya  wanita ketika memasuki masa menopause, pria juga dapat kehilangan gairah seksualnya akibat berbagai penyebab. Salah satu di antaranya adalah akibat rendahnya atau kurang hormon testosteron dalam darah sehingga mampu menurunkan fungsi seksual. Dalam istilah medis, rendahnya kadar testosteron ini disebut Testosteron Deficiency Syndrome (TDS).</p>
<p>Akibat kekurangan hormon ini, pria bisa menjadi sulit mengalami ereksi, bahkan ereksi normal yang biasa terjadi di pagi hari pun tidak terjadi. Tak cuma itu, karena sangat penting bagi tubuh, maka terganggunya kadar hormon akan membuat sel-sel di seluruh tubuh terganggu.</p>
<p>Jika sel otak yang terkena, maka penderita bisa cepat lupa, sulit berkonsentrasi, dan susah berpikir jernih. Demikian juga jika sel-sel tulang terganggu, akan menyebabkan kekeroposan pada tulang, atau osteoporosis. Kulit menjadi kasar karena sel-selnya terganggu, dan lain-lain.</p>
<p>Normalnya, kadar testosteron dalam darah adalah 12 nmol/l hingga 40 nmol/l. Namun ada beberapa pria yang kadar hormon lelakinya kurang alias tidak berkembang. Mengapa hal itu bisa terjadi? Ada beberapa faktor yang memengaruhi.</p>
<p>1. Faktor bawaan. Sejak masa kandungan, proses pembentukan hormonnya memang sudah terganggu .</p>
<p>2. Penyakit. Diabetes Mellitus salah satunya. Ketidakmampuan tubuh memproses gula, membuat gula yang menumpuk itu merusak pembuluh darah dan saraf. Pembentukan hormon testosteron pun terganggu.</p>
<p>3. Gaya hidup tidak sehat. Itulah mengapa TDS berisiko dialami pria di kota-kota besar. Merokok, minum minuman beralkohol atau narkoba, kurang berolahraga, dan lemahnya manajemen stres, membuat banyak pria kehilangan &#8220;keperkasaannya&#8221; di saat muda.</p>
<p>4. Usia atau andropause. Inilah penyebab terbanyak. Umumnya pria berumur 40 tahun ke atas mengalami penurunan kadar hormon secara bertahap. Seperti dikutip dari Massachussets Male Aging Study (1991) dan Vermeulen (1992), di usia 40, pria akan mengalami penurunan kadar testosteron dalam darah sekitar 1,2% per tahun.</p>
<p>Bahkan di usia 70, penurunan kadar testosteron pria bisa mencapai 70%. Meski begitu, selama menerapkan gaya hidup sehat, penurunan kadar testosteron alami ini tidak terlalu menghambat aktivitas seksual pria.</p>
<p>Barengi dengan Gaya Hidup Sehat</p>
<p>Untuk mengetahui, apakah disfungsi ereksi itu disebabkan TDS atau bukan, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan darah. Jika kadar testosteron dalam darah di bawah normal, maka disfungsi ereksi tersebut terjadi karena TDS.</p>
<p>Namun jangan terlalu khawatir karena TDS bisa diatasi dengan obat-obatan peningkat hormon. Bentuknya bermacam-macam, ada tablet, ada juga yang berbentuk injeksi. Dengan pengobatan yang teratur, diharapkan kadar testosteron di dalam tubuh bisa kembali kepada kisaran normal. Beberapa makanan juga diyakini bisa membantu meningkatkan kadar hormon testosteron, seperti tauge. Nah, bila pengobatan dilakukan dengan teratur, maka diharapkan kadar testosteron yang semula rendah meningkat menjadi normal. Normalnya kadar testosteron akan membuat pria kembali &#8220;perkasa&#8221;.</p>
<p>Hal lain yang perlu diperhatikan para pria, tidak ada &#8220;obat kuat&#8221; yang mampu mengatasi disfungsi ereksi akibat TDS. Selain itu, jangan lupakan olahraga secara rutin dan teratur. Sediakan waktu yang cukup untuk berolahraga. Minimal dua kali seminggu. Lalu konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol. Ingat pula: atasi stres. Hindari merokok dan alkohol. Terakhir, istirahat yang cukup. Semua itu bisa membuat kadar hormon lelaki tetap normal dan stabil. Cukup sederhana kan?</p>
<p>Ada Tapi Sedikit</p>
<p>Jika lelaki punya hormon testosteron yang membuat ciri-ciri kelaki-lakiannya muncul, seperti adanya jakun, kumis, jenggot, penis dan suara bas maka perempuan memiliki hormon estrogen. Hormon itulah yang membuat perempuan mengalami menstruasi, bersuara lembut, berkulit halus, memiliki payudara, dan lain-lain. Meski begitu, bukan berarti laki-laki tidak memiliki hormon estrogen. Ada, tapi kadarnya rendah. Begitu pun sebaliknya. Perempuan juga memiliki testosteron meski kadarnya sedikit.</p>
<p>Hormon Tak Berkembang</p>
<p>Kadar hormon lelaki umumnya akan meningkat pesat kala puber. Tak heran, jika di usia ini terjadi perubahan-perubahan, baik fisik maupun psikis. Tapi, ada beberapa pria yang kadar hormon lelakinya tidak meningkat/berkembang. Biasanya disebabkan faktor bawaan atau proses pembentukan hormon testosteronnya sudah terganggu sejak lahir. Akibatnya, organ lelaki yang bersangkutan tidak tumbuh dengan baik, seperti memiliki mikropenis (penis kecil) atau buah zakarnya dan testisnya tidak berkembang. Pertumbuhan-pertumbuhan sekunder dari &#8220;kelaki-lakiannya&#8221; juga terganggu, seperti tidak tumbuh jakun, tidak berkumis, tidak ada bulu di kaki dan dada. Suaranya pun bisa jadi lembut mirip perempuan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=13&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/28/13/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kafelelaki.files.wordpress.com/2008/04/114245p.jpg?w=298" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Panduan Menonton TV</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/25/panduan-menonton-tv/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/25/panduan-menonton-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 02:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[panduan nonton TV]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda Korban Televisi? Getty Images/Vast Photography Selasa, 22 April 2008 &#124; 12:10 WIB MENONTON televisi mungkin sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Bahkan di antaranya ada yang tidak bisa melepaskan diri dari kebiasaan menonton kotak bergambar ini dan telah menganggapnya sebagai aktivitas wajib seperti makan atau bernafas. Bila Anda setiap hari menghabiskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=9&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Apakah Anda Korban Televisi?</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/22/121817p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/22/12101319/apakah.anda.korban.televisi.#">Getty Images/Vast Photography</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
</div>
<div class="tanggal">Selasa, 22 April 2008 | 12:10 WIB</div>
<p><strong>MENONTON</strong> televisi mungkin sudah menjadi  bagian dari gaya hidup  masyarakat modern.  Bahkan di antaranya ada yang tidak bisa melepaskan diri dari kebiasaan menonton kotak bergambar ini dan telah menganggapnya sebagai aktivitas wajib seperti makan atau bernafas.</p>
<p>Bila Anda setiap hari menghabiskan sedikit waktu saja untuk duduk di depan televisi mungkin tidaklah menjadi masalah.  Akan tetapi, bila televisi sudah menyita sebagia besar waktu hidup Anda itulah yang akan mendatangkan petaka.</p>
<p>Menurut para ahli, kebanyakan menonton tv akan membuat Anda merasa tua dan loyo sebelum waktunya.  Dengan hanya duduk pasif dan hampir tidak menggunakan otot, lama-lama Anda akan merasa kaku, letih, malas berfikir.</p>
<p>Dalam jangka panjang, ini dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melakukan aktivitas fisik. Alhasil, otot menjadi kendur dan otak macet.   Sebuah riset di AS pun menyebutkan bahwa kebiasaan menonton TV rata-rata 4 jam sehari dapat meningkatkan risiko mengalami kegemukan.</p>
<p>Tetapi siapa yang punya waktu sebanyak itu untuk nongkrong di depan TV?   Jawabannya banyak. Sebuah survei di AS yang dilakukan Nielson Media Research  misalnya pernah menyebutkan  pria di Negeri  Paman Sam itu rata-rata menonton TV lebih dari 3,5 jam sehari.</p>
<p>Nah apakah Anda termasuk orang yang sudah menjadi korban televisi?  Berikut ini adalah kuisioner sederhana untuk mengungkap apakah Anda sudah mengidap kecanduan atau berpotensi mengalami masalah dengan kebiasaan kotak bergambar tersebut.  Untuk menggunakan kuisioner ini, tandai tiap pertanyaan yang Anda jawab dengan ya.</p>
<p>1. Apakah Anda menonton televisi lebih dari dua jam sehari? Apakah Anda menolak bicara dengan orang lain ketika sedang menonton televisi?</p>
<p>2. Apakah Anda merasa tidak senang atau kesal ketika Anda harus mematikan televisi dan mengerjakan sesuatu yang lain?</p>
<p>3. Apakah Anda kadang-kadang merasa letih luar biasa selama seharian?</p>
<p>4. Apakah Anda sering makan cemilan atau makanan Iced yang tidak sehat sambil duduk menonton televisi?</p>
<p>5. Apakah Anda sering mengalami insomnia dan menggunakan televisi sebagai cara untuk mengisi waktu selama sulit tidur itu?</p>
<p>6. Pada suatu hari yang menyenangkan, apakah Anda lebih suka tinggal di rumah, menonton televisi, daripada pergi ke suatu tempat di luar?</p>
<p>7. Sulitkah bagi Anda untuk berbagi atau mengungkapkan perasaan dan pengalaman dengan orang lain?</p>
<p>8. Apakah Anda terlibat aktif dalam sekurangnya dua hobi, klub, atau kegiatan olahraga sekurangnya empat jam per minggu?</p>
<p>9. Apakah Anda sering menyalakan televisi dan menjelajah semua stasiun tanpa gambaran tentangacara tertentuyang inginAnda tonton?</p>
<p><strong>Cara menilai hasil kuis:</strong><br />
Untuk setiap pertanyaan bernomor ganjil yang Anda jawab dengan ya, beri nilai dua poin. Faktor-faktor ini ditentukan oleh para ahli sebagai indikator untuk kebanyakan menonton televisi.</p>
<p>Untuk setiap pertanyaan bernomor genap yang Anda jawab dengan ya, beri nilai satu poin. Faktor-faktor ini, sehubungan dengan kebiasaan menonton yang buruk, menandakan potensi untuk bermasalah.</p>
<p>Jumlahkan skor Anda kemudian gunakan skala berikut untuk mengetahui posisi Anda.</p>
<p>3 atau kurang. Tidak ada masalah.<br />
4 hingga 6. Berpotensi untuk menjadi masalah.<br />
7 hingga 9. Ya, tampaknya Anda terlalu banyak menonton televisi.<br />
10 atau lebih. Celaka! Otak Anda mungkin sudah kena setrum.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=9&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/25/panduan-menonton-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/22/121817p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Kiat Perkawinan Awet</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/23/sepuluh-kiat-perkawinan-awet/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/23/sepuluh-kiat-perkawinan-awet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 03:50:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[after play]]></category>
		<category><![CDATA[Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis en Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh Kiat Perkawinan Awet Getty Images/Katherine Delgra Kebahagaian mewarnai awal-awal pernikahan Artikel Terkait: Rabu, 23 April 2008 &#124; 10:35 WIB ADA waktu untuk berkorban, ada pula waktu untuk dinikmati sendiri. Henry A. Ozirney dalam bukunya Knot Happy: How Your Marriage Can Be (Tate Publishing &#38; Enterprises; New York; 2007) mengatakan, perkawinan merupakan wujud menyatunya dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=7&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Sepuluh Kiat Perkawinan Awet</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/07/162416p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/23/10353243/sepuluh.kiat.perkawinan.awet#">Getty Images/Katherine Delgra</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Kebahagaian mewarnai awal-awal pernikahan</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong>Artikel Terkait:</strong></div>
</div>
<div class="tanggal">Rabu, 23 April 2008 | 10:35 WIB</div>
<p><em><strong>ADA</strong> waktu untuk berkorban, ada pula waktu untuk dinikmati sendiri.</em></p>
<p>Henry A. Ozirney dalam bukunya Knot Happy: How Your Marriage Can Be (Tate Publishing &amp; Enterprises; New York; 2007) mengatakan, perkawinan merupakan wujud menyatunya dua individu ke dalam satu tujuan yang sama, yakni kebahagiaan yang langgeng bersama pasangan hidup. Namun, rasa cinta saja tak cukup karena akan ada banyak tantangan dan persoalan yang muncul mengusik kehidupan berumah tangga. Nah, saat gangguan itu muncul, ingat-ingatlah 10 tip Ozirney di bawah ini.</p>
<p><strong>1. Bersiaplah untuk berkorban.</strong></p>
<p>Setiap individu yang mengikatkan diri dalam perkawinan mau tak mau harus siap berkorban bagi pasangannya. Kadang dalam masalah kecil saja, dituntut pengorbanan yang besar. Contohnya, Anda baru sampai di pintu rumah dan merasa capek, tapi suami ternyata mengeluh badannya meriang dan minta dikerokin. Tentu niat semula hendak langsung beristirahat harus langsung dikesampingkan. Pengorbanan ini Anda dahulukan karena perhatian pada suami Anda anggap jauh lebih penting daripada rasa capek. Tentu saja pengorbanan semacam ini harus datang dari kedua belah pihak. Bila salah satu bersikap egois, tentu saja dapat menjadi pemicu munculnya perasaan kesal dan diperlakukan tak adil.</p>
<p><strong>2. Tetap punya waktu untuk diri sendiri.</strong></p>
<p>Sangatlah menyenangkan bila Anda memiliki kegiatan atau hobi yang dapat dilakukan bersama. Tapi jangan lupa, Anda juga perlu melakukan sesuatu atau berkegiatan sendiri tanpa didampingi pasangan. Punya waktu sendiri memberi kesempatan Anda untuk berpisah sementara dengan pasangan. Di saat ini, Anda dapat dengan jernih merefleksikan kembali kehidupan cinta Anda berdua. Kemudian melakukan koreksi diri tentang hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kebahagiaan perkawinan dan menghindari kebosanan karena berduaan terus. Disamping itu, sendirian sejenak dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi seberapa jauh Anda kangen pada pasangan.</p>
<p><strong>3. Memelihara keintiman dan romantisme.</strong></p>
<p>Suami-istri yang sudah cukup lama berumah tangga kadang kurang peduli terhadap hal yang satu ini. Tak ada lagi kata-kata pujian, makan malam bersama, bahkan perhatian pun kerap jadi barang mahal. Padahal kunci hubungan yang sukses adalah melakukan hal-hal kecil yang berharga bagi pasangan. Melalui gerak tubuh, kata-kata penuh cinta dan perhatian kecil, rasa cinta dapat tetap terpelihara. Justru ungkapan emosi yang positif terhadap pasangan menjadi &#8220;tabungan&#8221; bagi hubungan emosi mereka. Jika &#8220;rekening&#8221; masing-masing sama besarnya, dijamin hubungan akan tetap berlangsung manis di masa datang. Entah sekadar memberi sekuntum bunga, mencium pipi, menggandeng tangan, saling memuji, atau berjalan-jalan menyusuri tempat-tempat romantis, akan kembali memercikkan rasa cinta kepada pasangan hidup.</p>
<p><strong>4. Pandai mengatur keuangan keluarga.</strong></p>
<p>Hampir sebagian besar waktu dalam keluarga dewasa ini, khususnya pasangan suami-istri muda perkotaan, adalah untuk mencari nafkah. Artinya, faktor ekonomi tak bisa dianggap remeh. Bayangkan, apa yang bakal terjadi seandainya rumah tangga tak ditopang oleh kondisi finansial yang memadai. Mengatur ekonomi keluarga secara benar juga akan memberi rasa aman dan bahagia.</p>
<p><strong>5. Berbagi tugas rumah-tangga dan pengasuhan anak.</strong></p>
<p>Kedua hal ini memberi kesempatan kepada pasangan untuk bekerja sebagai tim yang solid. Kegiatan membereskan rumah dan mengasuh anak dapat menjadi sarana mempererat tali perkawinan.</p>
<p><strong>6. Komunikasi jujur dan terbuka.</strong></p>
<p>Komunikasi merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Banyak suami-istri berkurang intensitas komunikasinya karena terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. Padahal bagaimana komunikasi bisa terjalin mulus bila pasangan sudah tak saling menyapa. Jadi, cobalah untuk senantiasa menjaga komunikasi dengan pasangan. Luangkan waktu untuk duduk dan ngobrol bersama, sekalipun hanya 5 menit setiap hari. Sempatkan untuk meneleponnya atau mengirim SMS romantis. Sapaan &#8220;selamat pagi&#8221; atau &#8220;selamat malam&#8221; di tempat tidur juga dapat dijadikan ajang berkomunikasi. Intinya, ciptakan komunikasi sehingga masing-masing pribadi merasa dibutuhkan.</p>
<p><strong>7. Jangan memendam masalah.</strong></p>
<p>Sebenarnya ini merupakan bagian dari komunikasi. Namun pada intinya, seperti apa pun perasaan Anda dan pasangan, hendaknya selalu dikomunikasikan. Terutama rasa tidak suka atau yang menyinggung perasaan. Bila Anda malu atau sungkan karena khawatir mendatangkan masalah, sebenarnya Anda justru sedang menyimpan bom yang siap meledak sewaktu-waktu. Rasa marah yang terpendam juga membuat Anda berusaha menghindari satu sama lain tanpa sebab yang pasti. Jadi, serba enggak enak, kan? Makanya akan lebih baik bila setiap kali muncul perasaan marah atau kesal hendaknya dikemukakan saja agar tidak timbul kesalahpahaman yang berlarut-larut. Namun kemukakan kekesalan Anda secara santun dan objektif. Artinya, bila Anda kesal/marah, tunjukkan bahwa Anda hanya ingin dia mengoreksi kelakuannya dan sama sekali bukannya membenci dia sebagai pribadi.</p>
<p><strong>8. Sadarilah Anda berdua adalah pribadi yang berbeda.</strong></p>
<p>Ini bukan hanya dalam waktu singkat lo, tapi berlangsung untuk selamanya. Jadi wajar bila ikatan perkawinan akan selalu diwarnai perselisihan akibat perbedaan. Bukan saja perbedaan pendapat, tapi juga ketidaksetujuan akibat perbedaan-perbedaan yang lain. Pasangan yang gagal dalam perkawinan umumnya menaruh harapan terlalu tinggi bahwa pasangannya akan berubah sesuai keinginan dirinya. Sementara pasangan yang perkawinannya awet umumnya lantaran menyikapi perbedaan demi perbedaan dengan bijak. Perbedaan seyogianya tak harus menghancurkan perkawinan, melainkan justru memperkaya wawasan masing-masing sambil mencari solusi terbaik dengan selalu memprioritaskan kebahagiaan perkawinan.</p>
<p><strong>9. Bersikap spontan.</strong></p>
<p>Kebiasaan positif ini dapat diterapkan kapan saja. Misalnya, ingin menciptakan suasana romantis, mengatur jadwal makan malam di luar, bercinta, saling memuji, memerhatikan dan lain-lain yang sifatnya kejutan. Spontanitas ini bermanfaat untuk menghindari kebosanan dalam perkawinan. Lagi pula siapa sih yang tak suka mendapat kejutan menyenangkan? Yang penting, kejutan tersebut haruslah tulus dan penuh rasa cinta.</p>
<p><strong>10. Selalu mengingat hal-hal terbaik dalam diri pasangan.</strong></p>
<p>Apa saja hal-hal terbaik dalam diri pasangan yang membuat Anda mengambil keputusan untuk menikah dengannya? Selalu mengingat hal-hal terbaik yang dimiliki pasangan akan selalu menuntun Anda pada sejumlah kenangan manis yang tiada habisnya. Selain akan membuatnya merasa berharga di mata Anda. Ingat, hidup perkawinan tak luput dari dinamika hidup. Segalanya bisa saja berubah. Namun alasan mengapa Anda dulu begitu mencintainya akan selalu terpatri dalam lubuk hatinya. Begitu juga sebaliknya, sehingga kedua belah pihak akan selalu bertekad untuk menjaga hal-hal berharga tadi dan mempertahankan perkawinan.</p>
<p>Untuk menerapkan 10 tip tadi memang tak selalu mudah, tapi percayalah kunci-kunci ini yang dapat menyelamatkan perkawinan.</p>
<p><strong>Penulis : Santi Hartono</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=7&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/23/sepuluh-kiat-perkawinan-awet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/07/162416p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>BICARA TENTANG SEX</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/22/bicara-tentang-sex/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/22/bicara-tentang-sex/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 01:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[love en Sex]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[about sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Getty Images Senin, 21 April 2008 &#124; 11:09 WIB Membicarakan seks dengan pasangan secara terus terang, bukanlah hal yang mudah. Sering kita membayangkan reaksi pasangan yang sedih atau tersinggung. Jadi, bagaimana harus menyampaikan keluhan seputar kehidupan seksual Anda berdua? 1. Renungkan Seks bukanlah masalah yang sederhana. Bila ada sesuatu yang tidak berkenan di hati, endapkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=6&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;"></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/21/110850p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/21/11090684/jika.harus.bicara.soal.seks#">Getty Images</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
</div>
<div class="tanggal">Senin, 21 April 2008 | 11:09 WIB</div>
<p><strong>Membicarakan seks dengan pasangan secara terus terang, bukanlah hal yang mudah. Sering kita membayangkan reaksi pasangan yang sedih atau tersinggung. </strong></p>
<p>Jadi, bagaimana harus menyampaikan keluhan seputar kehidupan seksual Anda berdua?</p>
<p><strong>1.   Renungkan<br />
</strong> Seks bukanlah masalah yang sederhana. Bila ada sesuatu yang tidak berkenan di hati, endapkan dan renungkan terlebih dahulu. Cari tahu di mana letak permasalahannya.</p>
<p><strong>2.   Tulis<br />
</strong> Dengan menuliskan apa yang hendak Anda utarakan, sudah merupakan langkah yang sangat baik untuk memperjelas permasalahannya kepada diri sendiri dan melatih cara berbicara dengan pasangan.</p>
<p><strong>3.   Latih &amp; Praktikkan<br />
</strong> Bila Anda gugup sebelum membicarakannya dengan pasangan, lakukan latihan terlebih dahulu. Di depan cermin misalnya.</p>
<p><strong>4.   Pertimbangkan Saat Tepat<br />
</strong> Hal ini akan sangat tergantung pada topik yang akan Anda bicarakan. Jadi, cari dan pilih waktu yang pas agar pesan atau masukan yang ingin Anda sampaikan, bisa diterima dengan baik oleh pasangan.</p>
<p><strong>5.   Tentukan Lokasi</strong><br />
Membicarakan masalah ketidakpuasan seksual di tempat tidur merupakan langkah yang tidak baik karena dapat menciptakan hal negatif. Sebaiknya bicarakan permasalahan tersebut pada saat Anda berpakaian lengkap sambil minum teh bersama di sore hari.</p>
<p><strong>6.   Waktu untuk Proses</strong><br />
Biasanya diperlukan beberapa kali pembicaraan untuk dapat mengatasi permasalahan secara keseluruhan atau membicarakan seluruh aspek permasalahan.</p>
<p><strong>7.   Murah Hati<br />
</strong> Bila hanya Anda yang mempunyai masalah, pertimbangkan bahwa hal tersebut mungkin lebih sulit bagi pasangan. Cobalah untuk bersikap murah hati terhadap pasangan dan coba untuk tidak menyalahkan.</p>
<p><strong>8.   Umpan Balik<br />
</strong> Sesekali perlu untuk membicarakan kembali permasalahan tertentu agar memperjelas bagaimana perasaan pasangan terhadap hal tersebut.</p>
<p><strong>JANGAN LUPA!<br />
</strong>* Kiat yang disebutkan di atas bisa saja sesuai dengan situasi yang Anda hadapi tetapi bisa juga tidak.<br />
* Imajinasi seseorang dapat merupakan musuh terburuk bila harus mengambil risiko seperti ini.</p>
<p>Kenyataannya, berbicara secara terbuka mengenai perasaan seksual, tidak hanya memperbaiki kehidupan seks dengan pasangan tetapi juga dapat memperbaiki aspek lain dari hubungan Anda berdua.</p>
<p>www.tabloidnova.com<br />
<strong>Aline</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=6&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/22/bicara-tentang-sex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/21/110850p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ladies, Please Say Thanks After Play!</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/ladies-please-say-thanks-after-play/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/ladies-please-say-thanks-after-play/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 04:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[after play]]></category>
		<category><![CDATA[Than'ks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[SHEER PHOTO, INC/GETTY IMAGES Artikel Terkait: Minggu, 20 April 2008 &#124; 10:43 WIB DALAM hidup seseorang, kualitas kehidupan akan meningkat apabila salah satu kepuasannya terpenuhi termasuk di antaranya kualitas kehidupan seksual. Bagi sebagian wanita, mendapatkan belaian dari suami setelah melakukan hubungan intim merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Namun bagaimana dengan para pria? Dr. Heru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=3&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/02/05/004625p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/20/10431823/ladies.please.say.thanks.after.play#">SHEER PHOTO, INC/GETTY IMAGES</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong>Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/02/29/19525937/seberapa.pede.anda.saat.ngeseks"><br />
</a></li>
<li><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/01/10/23481560/puaskan.pasangan.dengan.foreplay."> </a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="tanggal">Minggu, 20 April 2008 | 10:43 WIB</div>
<p><strong>DALAM</strong> hidup seseorang, kualitas kehidupan akan meningkat apabila salah satu kepuasannya terpenuhi termasuk di antaranya kualitas kehidupan seksual. Bagi sebagian wanita, mendapatkan belaian dari suami setelah melakukan hubungan intim merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Namun bagaimana dengan para pria?</p>
<p>Dr. Heru H.Oentoeng, Andrologis dan Ahli Kemandulan Pria mengatakan bahwa pujian dari pasangan atas performanya di tempat tidur merupakan hal yang penting bagi para pria.</p>
<p>Sebagian pria seringkali merasa minder karena merasa kurang memuaskan pasangan di tempat tidur, untuk itu pujian atau ucapan terimakasih dari pasangan wanitanya membuat para pria merasa dihargai dan timbul <em>pride</em> atau kebanggaan tersendiri bagi dirinya.</p>
<p>Pasangan – pasangan suami istri yang sudah menikah cukup lama sering disibukkan dengan berbagai aktifitas setelah selesai melakukan hubungan intim, seperti mandi, makan, atau bahkan segera pergi. Namun sesungguhnya para pria juga ingin diperhatikan oleh pasangannya setelah selesai melakukan hubungan intim.</p>
<p>Untuk itu, bagi para wanita yang sudah menikah, sebaiknya ikuti saran dr.Heru ini jika ingin pasangan Anda merasa nyaman saat bersama Anda di tempat tidur. <strong>(C6-08)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=3&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/ladies-please-say-thanks-after-play/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/02/05/004625p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pentingkah Sarapan Pagi?</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/pentingkah-sarapan-pagi/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/pentingkah-sarapan-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 04:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kafelelaki.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Pentingkah Sarapan Pagi? Getty Images/Barbara Peacock Mengawali hari dengan sarapan adalah bagian dari gaya hidup sehat . Artikel Terkait: Lupa Sarapan Picu Obesitas Jumat, 18 April 2008 &#124; 15:59 WIB FAKTA menunjukkan bahwa sebagian di antara Anda ada yang selalu mengawali hari dengan keadaan perut kosong. Mereka mengira tidak punya cukup waktu untuk sarapan atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=5&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;"><strong>Pentingkah Sarapan Pagi?</strong></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/18/160556p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/18/15595172/pentingkah.sarapan.pagi#">Getty Images/Barbara Peacock</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Mengawali hari dengan sarapan adalah bagian dari gaya hidup sehat .</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong>Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/03/04/14003372/lupa.sarapan.picu.obesitas">Lupa Sarapan Picu Obesitas</a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="tanggal">Jumat, 18 April 2008 | 15:59 WIB</div>
<p><strong>FAKTA</strong> menunjukkan bahwa sebagian di antara Anda ada yang selalu mengawali hari dengan keadaan perut kosong.  Mereka mengira tidak punya cukup waktu untuk sarapan atau pun berpikir bahwa kebiasaan makan pagi hanya akan membuat badan gemuk.</p>
<p>Kedua anggapan itu tidaklah benar adanya. Bahkan riset para peneliti Harvard University menunjukkan, orang yang teratur sarapan pagi kecenderungannya hingga 50 persen tidak mengalami kegemukan ketimbang mereka yang melupakan sarapan.</p>
<p>Nah, supaya Anda lebih paham manfaatnya, berikut adalah penjelasan mengapa  sarapan memberi kebaikan bagi tubuh serta tips bagaimana menjadikannya sebagai gaya hidup :</p>
<p><strong>1.  Sarapan penuhi nutrisi yang dibutuhkan.</strong><br />
Menunda sarapan membuat Anda sulit memperoleh asupan nutrisi dan vitamin yang direkomendasikan.  Menu sarapan seperti sereal dengan susu atau yogurt rendah lemak plus granula akan memberi cukup kalsium dan serat.</p>
<p><strong>2.  Sarapan bisa menurunkan berat badan.</strong><br />
Ketika Anda beraktivitas dengan perut kosong, tubuh akan membakar kalori dengan lambat untuk menyediakan kalori.  Makan pagi setelah perut kosong semalaman, kata ahli nutrisi penulis buku<em> The F-Factor Diet</em> Tanya Zuckerbrot, R.D., akan meningkatkan metabolisme, yang artinya pembakaran kalori sepanjang hari menjadi lebih efisien.</p>
<p>Namun Zuckerbrot menekankan bahwa kunci dari semuanya adalah jenis makanan yang Anda konsumsi.  Makanan dengan kandungan karbohidrat sederhana seperti donat akan membuat glukosa meningkat kemudian turun drastis.  Ini juga menyebabkan Anda merasa lapar pada jam 11-an.</p>
<p>Cara yang lebih baik adalah konsumsilah makanan berkarbohidrat kompleks seperti oatmeal datau roti gandum murni. Makanan dengan tinggi serat dan rendah gula akan dicerna dengan lambat, sehingga menyediakan energi yang konstan dan membuat Anda tdak cepat lapar.</p>
<p><strong>3.  Sarapan tingkatkan kemampuan otak. </strong><br />
Riset para ahli dari Universitas Swansea Wales membuktikan bahwa pelajar yag selalu sarapan mencatat rata-rata skor 22 persen lebih tinggi ketimbang rekannya yang melewatkan sarapn. Ketika Anda bangun pagi,  sebagian besar energi  &#8211; dalam bentuk glukosa dan glikogen &#8211; telah habis terkuras oleh aktivitas sehari sebelumnya.  Menurut para ahli, glukosa adalah satu-satunya bahan bakar yang dibutuhkan otak. Tanpa glukosa yang cukup, Anda merasa lelah dan berkunang-kunang.</p>
<p><strong>4.  Lindungi Anda dari penyakit jantung.</strong><br />
Riset menunjukkan bahwa wanita sehat yang melewatkan sarapan selama dua pekan memiliki kadar kolesterol buruk LDL lebih tinggi ketimbang mereka yang menyantap semangkuk sereal plus susu di pagi hari.</p>
<p>Zuckerbrot menjelaskan, serat dapat mengikat kolesterol dan mempercepat eksresinya sebelum mencapai pembuluh arteri. Oleh sebab itu pula, penelitian 10 tahun yang dilakukan Harvard Nurses Health menyimpulkan bahwa asupan serat tinggi berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung hingga mencapai 50 persen.</p>
<p><strong>Tips sarapan sehat :</strong><br />
1. Sarapan sebaiknya mengandung sekurangnya 5 gram serat, satu hidangan kalsium (setara dengan segelas susu atau yogurt) plus protein dan lemak. Batasi asupan gula hingga 6 gram (satu sendok setara 4 gram).</p>
<p>2. Jika  tak ada waktu sarapan di rumah, Anda bisa membawa roti isi dan susu untuk dinikmati  di perjalanan atau pun setelah sampai di tempat kerja.</p>
<p>3. Telur dalah bahan makanan yang relatif praktis dan mudah disajikan. Kandungan nutrisi dalam telur yakni vitamin A, B2, B6, B12, zat besi, kalium, kalsium, dan zat lain, sangat diperlukan tubuh kita.</p>
<p>4. Supaya bervariasi, kita boleh mengonsumsi  buah favorit untuk kebutuhan vitamin bagi tubuh.  Jika ada waktu di malam hari, blenderlah buah dicampur yogurt atau susu dan simpanlah di di lemari es untuk dikonsumsi pagi harinya.</p>
<p>5. Bila Anda selalu tidak merasa lapar saat pagi hari, Zuckerbrot menyarankan agar Anda menghentikan makan setelah pukul 20.00 malam hari. Dalam dua atau tiga pekan ke depan, jam biologis nafsu makan Anda akan berubah.  Setiap bangun pagi hari, Anda akan merasa lapar.<br />
<strong>Asep Candra</strong><br />
<strong>Sumber : WebMD</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=5&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/pentingkah-sarapan-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/18/160556p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/hello-world/</link>
		<comments>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 02:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafelelaki</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=1&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kafelelaki.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kafelelaki.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kafelelaki.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kafelelaki.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kafelelaki.wordpress.com&amp;blog=3535046&amp;post=1&amp;subd=kafelelaki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kafelelaki.wordpress.com/2008/04/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58f859be8d021492690207f79bd30d88?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafelelaki</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
